Pesona Raja Ampat

Beginilah keindahan pemandangan alam di Kepulauan Raja Ampat, yang terletak di bagian Barat Papua. Panorama pantainya yang masih asri sangat indah. Begitu juga dengan panorama taman lautnya, sungguh mempesona. Kepulaun Raja Ampat letaknya sekitar 50 mil laut sebelah barat utara Kota Sorong, Papua.

Kepulauan ini merupakan kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Sorong, yang memiliki 610 pulau. Empat diantaranya pulau besar, yakni Pulau Misool, Salawati, Batanta, dan Waigeo. Dari 610 pulau tersebut, hanya 35 pulau saja yang berpenghuni.

 Kepulauan ini dihuni oleh sejumlah suku asli masyarakat adat Papua. Diantaranya Suku Maya, yang mendiami sebagian Teluk Mayalibit di Kepulauan Waigeo. Penduduk disini sebagian besar bekerja sebagai nelayan.

Raja Ampat merupakan Kabupaten Kepulauan, yang mempunyai kawasan terumbu karang terbaik di Indonesia. Menurut penelitian, sekitar 500 jenis terumbu karang terdapat disini.
Dari ratusan jenis terumbu karang tersebut, tujuh jenis di antaranya merupakan temuan baru bagi ilmu pengetahuan, dan belum pernah ditemukan di kawasan lain. Perairan Kepulauan Raja Ampat merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik untuk menyelam di seluruh dunia.
Dari sisi kelengkapan flora dan fauna taman bawah lautnya, nomor satu di dunia. Panorama laut disini memang mempesona, dengan pemandangan batu kapur menjulang tinggi. Sementara di tepi pantai, berjajar pohon yang masih asri. Salah satu tempat menyelam terbaik di kawasan Raja Ampat adalah Pulau Kafiau. Di bawah laut, panoramanya lebih mempesona.


Menurut Anton Suebu, Manager The Nature Conservancy Raja Ampat, berdasarkan penelitian, di kawasan Raja Ampat sedikitnya terdapat lebih dari lima ratus jenis ikan. Untuk menjaga kelestarian taman bawah laut di Kepulauan Raja Ampat, pemerintah telah menetapkan kawasan laut di sekitar Waigeo Selatan, yang meliputi Pulau Gam, Pulau Mansuar, Kelompok Yeben dan Kelompok Batang Pele, sebagai suaka margasatwa laut yang meliputi luas wilayah 60 ribu hektar.


Menurut Bupati Kabupaten Raja Ampat, Drs. Marcus Wanma, MS, luas wilayah yang ditetapkan untuk kawasan konservasi sekitar 20 persen dari luas lautan Raja Ampat, panorama laut Raja Ampat memang mempesona. Ini merupakan salah satu bukti begitu besarnya potensi alam Papua yang masih belum tergarap.

Berbagai sumber

0 komentar:

Poskan Komentar