Superbenua Akan Terbentuk 50 Juta Tahun Lagi

Nature Ilustrasi Superbenua Amasia
NEW HAVEN, KOMPAS.com - Para ilmuwan dari Universitas Yale di Amerika Serikat memprediksi bahwa superbenua baru akan terbentuk dalam jangka waktu 50-200 juta tahun mendatang. Ilmuwan menguraikan prediksinya dalam paper yang terbit di jurnal Nature minggu lalu.

Para geolog percaya, benua-benua bergerak terus-menerus sehingga bersatu secara periodik. Persatuan benua menciptakan superbenua Nuna pada 1,8 miliar tahun lalu, Rodinia pada 1 miliar tahun lalu serta Pangaea pada 300 juta tahun lalu.

Lewat pemodelan, ilmuwan memprediksi bahwa pada 50-200 juta tahun lagi, Eurasia dan Amerika akan bersatu membentuk superbenua yang dinamakan Amasia. Bersama superbenua itu, akan bergabung pula Afrika dan Australia. Hanya Antartika yang terpisah sendiri.

"Dalam model kami, Amerika Utara akan bergabung dengan Amerika Selatan dengan menghilangkan Laut Karibia dan Laut Artik, menghubungkan Amerika dan Asia," ungkap Ross Mitchell dari Universitas Yale seperti dikutip BBC, Rabu (8/2/2012).

Para ilmuwan mengembangkan prediksi berdasarkan analisis magnetik pada batuan dan keterkaitannya dengan orientasi magnetik batuan pada masa lampau. Mitchell menerangkan, saat batuan terbentuk, ia akan "terkunci" pada orientasi magnetik.

Ilmuwan menemukan bahwa superbenua akan terus bergerak dalam rotasi dengan sumbu di ekuator. Superbenua yang baru akan terbentuk sejauh 90 derajat dari pendahulunya. Studi sebelumnya menyatakan bahwa superbenua terbentuk pada posisi yang sama atau sisi yang berlawanan.

Berkomentar tentang hasil penelitian ini, David Rothery dari Open University mengungkapkan bahwa prediksi ini memberi pandangan yang lebih dalam tentang sejarah Bumi. Ilmuwan kadang lebih sibuk mengurus apa yang terjadi di masa lalu daripada apa yang akan terjadi di masa depan. 

Sumber :BBC

0 komentar:

Poskan Komentar